Waktu.news - Bulan suci Ramadhan di tengah Pandemi Covid -19, mengharuskan kita untuk mengisi dengan beribadah dan banyak memohon kepada ALLAH SWT agar Pandemi Covid – 19 segera berakhir. Lain yang diterjadi di cafe legend Kawasan wisata pantai batu pinagut, yang diduga dibuat pesta miras dan ditemukan beberapa diantaranya dari kalangan aparatur sipil negara.
Parahnya lagi menurut keterangan warga dan aparat desa setempat, terdapat sebuah mobil ambulans milik pemerintah daerah dan para ASN.
Menanggapi hal tersebut, Bikers Subuhan Bolmong Utara sangat menyayangkan jika hal tersebut benar terjadi. “Jangankan wisatawan domestik, para traveler dari luar daerahpun akan merasa gerah dan merasa tidak nyaman, apalagi warga sekitar atau Pemerintah Desa, karena Miras ini pangkal dari segala masalah,” ungkap Andi Monoarfa.
Kekecewaan Andi pun tertutur terhadap wisatawan yang melancong ke Obyek Wisata Batu Pinagut. masih ada saja wisatawan yang datang dengan membawa minuman keras (miras) apalagi di bulan suci Ramadhan,” ungkap andi.
"Kalau tujuannya untuk liburan atau wisata sah-sah saja meskipun di masa pendemi ini, Hanya saja membawa minuman keras di tempat wisata dan di bulan suci ramadhan apalagi pemilik cafe atau tempat kuliner mengizinkan, ini memang jelas-jelas merusak moral," katanya.
Pihaknya berharapa kepada dinas pariwisata agar lebih selektif dan profesional dalam pengelolaan tempat wisata yang ada di bolmut, terutama tempat wisata andalan pemerintah yakni pantai batu pinagut, jangan hanya mengejar PAD saja.
“Kalau Ripparda dan peraturan daerah tentang ketertiban umum yang mengatur hal tersebut belum bisa bertindak atau belum disahkan, kan ada pemeritah desa yang mungkin mengatur tentang itu dalam perdes,” jelas Andi yang juga merupakan salah satu Guru di SMK Negeri Kaidipang.
Selain itu, dirinya mewakili Bikers Subuhan Bolmong Utara juga berterima kasih kepada pemerintah desa yang terus melakukan pengawasan dan pemantauan untuk kenyamanan warga desanya.
Ditambahkannya, berharap sangat kepada Dinas terkait untuk mengatur dan menertibkan Cafe dan rumah makan yang ada di pesisir pantai wisata batu pinagut untuk tidak menerima pengunjung yang membawa minuman keras, baik di bulan ramadhan ataupun di luar bulan Ramadhan, karena miras ini pangkal dari segala kejahatan,” pungkas ketua Bikers Subuhan Bolmong Utara.
Artikel Terkait: Wisata Pantai Batu Pinagut Menyimpan Bukti Peninggalan Sejarah