Jl. Kemang Boroko Timur, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, 95765
Email: redaksi@waktu.news
· Telepon: 08122225381
· WhatsApp: 08122225381
Dokumen Berita
10 Maret 2022, 16:00
WITA
WN-20220310-000849
Mengejutkan! Ada Kapal Pengeruk Pasir di Depan Jembatan Diving Center Kotabunan
Tutuyan, WAKTU.news - Tiga pimpinan kecamatan (Tripika) di Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur mendadak datangi Kapal pengeruk pasir milik PT Aalam Persada Kencana, Jumat (11/3/2022) sore tadi. Ketiga pimpinan itu adalah Camat Kotabunan Frida Manoppo, Kapolsek Kotabunan Kompol Kambey Martin Lasut dan Danramil
Oleh
Abdul Agus Heydemans
Editor:
Redaksi
10 Maret 2022, 16:00
WITA
2
menit baca
3.881 kali dibaca
Kerja Sama
Tutuyan, WAKTU.news - Tiga pimpinan kecamatan (Tripika) di Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur mendadak datangi Kapal pengeruk pasir milik PT Aalam Persada Kencana, Jumat (11/3/2022) sore tadi.
Ketiga pimpinan itu adalah Camat Kotabunan Frida Manoppo, Kapolsek Kotabunan Kompol Kambey Martin Lasut dan Danramil 1303-05 Kotabunan, Peltu Junil Tehalu.
Kemunculan Tripika di kapal itu, menyusul adanya laporan warga atas kemunculan kapal pengeruk pasir milik APK di muara, belakang kantor diving center desa Kotabunan Selatan.
"Keluhan warga, dan harusnya kami bersama masyarakat. Nah, makanya saya bawah anak-anak KPA (Komunitas Pecinta Alam)," kata Frida Manoppo.
Warga menduga adanya aktivitas mencurigakan yang tengah dilakukan oleh kapal keruk pasir di muara tersebut. Namun, setelah didatangi, menurut keterangan pihak kapal, kata Frida, mereka hanya memperbaiki kapal keruk.
Disamping itu, APK juga ternyata diminta oleh Dinas Pariwisata Boltim agar dapat mengeruk sebagian pasir di depan jembatan diving center.
"Tapi disisi lain kapal itu terparkir, karena terdapat gigi pada alat pengeruk terlalu panjang, makanya sedang dikasih keluar sihingga bisa berjalan normal," katanya.
Hal itu juga dikatakan Fredy Sumolang, Konsultan bagian Teknik PT APK. Pihaknya memang sedang mengurangi tiga blok mangkok pada alat pengeruk pasir, lantaran dianggap terlalu panjang.
Alasan mereka memasuki muara tepat di belakang kantor Diving Center, semata-mata hanya untuk memudahkan proses penurunan tiga mangkok atau ember pengerukan.
"Kan kalau ditengah laut susah mau kerja, harus cari yang dangkal. Kalau begitu, orang bisa berdiri," ucapnya.
Ia juga mengungkapkan, ada permintaan dari Dinas Pariwisata Boltim melalui Humas APK, agar dapat mengeruk pasir yang berada di depan jembatan diving center.
"Kebetulan ada disitu, kami akan bantu keruk gratis, bikin kanal. Permohonan Humas (APK), dari Pariwisata," ungkapnya.
Kepala Dinas Pariwisata Boltim, Eko Marsdi, ketika dihubungi wartawan waktu.news juga menerangkan hal serupa. Keberadaan kapal tersebut, tujuan utamanya hanya untuk melakukan pemeliharaan perahu.
"Karena mereka ada disitu, jadi saya bilang tolong keruk ke arah laut. Karena mau di bikinkan jembatan ke arah laut," jelasnya.
Alasan Eko, ingin menambah panjang jembatan tersebut, karena tidak ada jembatan diving center hanya sependek itu. Seharusnya sampai ke laut. (aah)
Pembaca Mendukung Jurnalisme
Dukung Jurnalisme Waktu.News
Dukungan pembaca membantu Waktu.News terus menghadirkan kerja jurnalistik untuk masyarakat.
Dukungan dari artikel ini tercatat sebagai
apresiasi terhadap karya jurnalistik
Abdul Agus Heydemans.
Mulai Rp10.000
Dukungan tidak memengaruhi independensi, isi, sudut pandang, maupun keputusan editorial Waktu.News.
Waktu.News Reader Support
Dukung karya jurnalistik ini
Artikel
Mengejutkan! Ada Kapal Pengeruk Pasir di Depan Jembatan Diving Center Kotabunan
Oleh Abdul Agus Heydemans
Dukungan
Belum dipilih
PenerimaPT Voice News Network
✓
Instruksi Transfer Bank
Transaksi telah dibuat dan menunggu transfer serta verifikasi.
Kode Dukungan
—
Nominal Transfer
—
Penerima—
Penting
Transfer sesuai nominal transaksi.
Status dukungan tetap Pending sampai
pembayaran diverifikasi Waktu.News.
Pilih nominal dukungan terlebih dahulu.
Informasi dan verifikasi dokumen
Penulis: Abdul Agus Heydemans
Editor: Redaksi Waktu.News
ID dokumen: WN-20220310-000849
Kode verifikasi: 8B3E5644AE9B
Dokumen ini merupakan salinan cetak artikel resmi.
Pindai QR pada kepala dokumen atau kunjungi URL sumber
untuk memeriksa versi daring terbaru.