Salah satu program yang diadakan saar keluar masturah adalah Mulaqat. Pertemuan itu sifatnya keperluan bukan keharusan.

Arti Mulaqat adalah Pertemuan

Maksudnya: Pertemuan antara para suami dengan para istrinya. Bukan sebagai pasangan suami istri tetapi sebagai partner dakwah (antara Da’I dan D’iyah)

Tujuannya

Tujuan di adakan mulaqat yakni agar suami mengetahui perkembangan ama agama pada diri istrinya selama keluar masturah, seperti do’a do’a masnunah, tilawat quran, dan program-program lain yang telah di putuskan, apakah berjalan atau tidak.

Adab-adab dan tertib Mulaqat

  1. Niat untuk bertemu dengan partner dakwah
  2. Mulaqat di lakukan sesingkat mungkin (+ 5 menit)
  3. Pertemuan di lakukan di ruang yang tertutup
  4. Kerja Sama
    Redaksi manado.news
  5. Mulaqat sebaiknya di lakukan pada pagi hari atau sesuai dengan musyawarah
  6. Di tentukan urutannya oleh Amir Rombongan
  7. Suami hendaknya tidak memanggil nama istrinya (ketuk pintu dan sebut nama suaminya (ahliyah)
  8. Suami lebih dulu masuk ke ruang mulaqat kemudian istrinya
  9. Istri memakai pakaian sempurna (seperti saat Ta’lim)
  10. Tidak ada sentuhan antara suami dengan istri kecuali salam
  11. Istri jangan menceritakan istri orang lain pada suaminya kecuali jika di perlukan
  12. Suami hendaknya bertanya kepada istri apakah ada orang tempatan yang nusroh dan apakah jamaah telah memberi dakwah pada mereka
  13. Rijal hendaknya melaporkan program yang akan di adakan di masjid pada istrinya
  14. Suami hendaknya menanyakan pada istrinya, program apa yang siap di laksanakan
  15. Jika istri menyampaikan keluhan kepada suami hendaknya tidak menerimanya mentah-mentah, tetapi di pikirkan dan di pertimbangkan
  16. Jika istri mempunyai masalah maka targhiblah supaya meningkatkan jazbah (semangat) juga targhib agar istri memperbaiki amalan selama keluar masturoh
  17. Suami bertanya pada istri mengenai khidmat tuan rumah
  18. Mulaqat di akhiri dengan salam