Pelaksanaan Apel Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) tampil berbeda, Senin (24/8/2026).
Untuk pertama kalinya, Bupati Boltara Sirajudin Lasena menerapkan pola apel tanpa kursi khusus bagi pejabat. Para pejabat berdiri dalam formasi bersama peserta lainnya selama rangkaian apel berlangsung.
Perubahan tersebut terlihat dari susunan barisan di halaman Kantor Bupati Boltara. Meski tetap dibedakan berdasarkan jenjang jabatan, seluruh pejabat mengikuti apel dalam posisi berdiri.
Barisan paling depan ditempati pejabat Eselon II yang berada paling dekat dengan pembina apel. Di belakangnya berdiri pejabat Eselon III, kemudian barisan ASN peserta apel.
Apel ASN Boltara Tanpa Kursi Khusus Pejabat
Pola tersebut berbeda dengan pelaksanaan apel sebelumnya yang menyediakan kursi khusus bagi pejabat.
Dalam formasi baru, pembagian posisi berdasarkan jenjang jabatan tetap berlaku. Namun, tidak ada lagi fasilitas tempat duduk khusus bagi pejabat selama apel.
Peniadaan kursi membuat pejabat mengikuti rangkaian apel dalam posisi berdiri sebagaimana peserta lainnya. Perbedaan antara pimpinan dan peserta juga tidak lagi terlihat melalui fasilitas tempat duduk.
Sirajudin Lasena bertindak sebagai pembina apel. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka penguatan disiplin dan kinerja ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltara.
Perubahan pola apel ini disebut menjadi yang pertama kali diterapkan Sirajudin Lasena setelah pelaksanaan apel selama bertahun-tahun dengan pola sebelumnya.
Apel Diisi Penyerahan Piagam dan Pengumuman Lomba
Selain agenda penguatan disiplin, rangkaian apel juga diisi dengan penyerahan dan penerimaan piagam penghargaan bagi Kontingen Kwartir Cabang Boltara.
Penghargaan tersebut diberikan kepada kontingen yang mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman hasil lomba dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.