Nasional

Kabar Tak Mengenakan dari Pesawat Sriwijaya SJ 182, Dugaan Perkiraan Mbak Yu yang Terjadi, Adakah Antisipasi untuk Selamatkan Nyawa?

Waktu.news | Kisah Pesawat Sriwijaya SJ 182, Tahun yang baru tidak selalu memberikan kebahagiaan, ada masa ketika insan akan mengalami sebuah penderitaan. Kita seluruh warga Indonesia telah merasakannya kemarin, hari ini, hingga beberapa hari ke depan atas kabar pelik Jakarta-Pontianak.

Peristiwa duka di Kepulauan Seribu

Anak, istri, suami, keluarga, kerabat tengah menantikan informasi valid dari kejadian yang tak terduga Sabtu, 9 Januari 2021. Cuaca buruk 30 menit sebelum penerbangan Pesawat Sriwijaya SJ 182 salah satu pertanda kejadian itu tidak terelakkan.

Sebuah Pesawat Sriwijaya SJ 182 yang berusia 26 tahun, tak dapat dihubungi pukul 14.40 WIB setelah lepas landas di pukul 14.37 WIB. Waktu di antara 3-4 menit itu telah menjadi kehilangan bercampur penantian hingga hari ini 10 Januari 2021.

Tak ada seorang pun yang dapat menentukan rencana Tuhan. Titik jatuhnya telah ditemukan dan dikonfirmasi di tempat dugaan yang sama. Dengan laporan kuat dari seorang nelayan yang menyaksikan secara langsung peristiwa pelik itu di tengah derasnya hujan Sabtu.

Pencarian dilakukan hingga saat ini yang dikomando oleh petugas berciri khas baju hijau dan jingga. Sedikit demi sedikit telah didapatkan bukti-bukti di perairan Kepulauan Seribu. Bagian badan, perlengkapan, wadah berbahan sintetis warna hitam, hingga serpihan burung buatan bermuatan dua belas kru dan lima puluh penumpang.

Salah satu pengamat telah menyimpulkan peristiwa mengenaskan itu, namun tak berakhir dengan kepastian penyebabnya. Usia, pengaruh cuaca, sistem yang tidak ada kaitannya hingga laporan ketidaksesuaian pesawat (tak terdengar), hanya tahu kejadian terjadi begitu cepat dan tak terduga.

Perhitungan masa depan Mbak Yu yang viral

Seorang peramal mencoba melakukan perkiraan kejadian di masa mendatang, khususnya tahun 2021. Dengan memiliki kemampuan itu, terkadang menjadi heboh ketika pernyataan berubah menjadi kenyataan.

Walaupun tak seratus persen akurat, ramalan peristiwa Mbak Yu mulai menjadi bahan obrolan di media sosial. Akhir penghujung tahun ia mengungkapkan bahwa akan berlangsung kecelakaan-kecelakaan yang tak bisa dihindari sebelum bulan Juli. Salah satunya pesawat bewarna biru dan merah di lambangnya.

Ya, tak dapat kita pastikan bahwa itu yang benar-benar terlihat pada perhitungannya. Namun, tak bisa mengelak juga, jika kejadian itu benar adanya.

Tak hanya Mbak Yu, salah satu pegawai  maskapai berlambang singa mengunggah di akun TikToknya pada akhir tahun 2020 dan mengucapkan  perpisahan, setelah mengalami mimpi yang mengarah pada kabar duka Jakarta-Pontianak.

Dua hal di atas telah menjadi rahasia yang tak bisa kita dapati dengan perhitungan modern. Kuasa Tuhan telah membuktikan bahwa manusia berada dalam lingkaran takdir dan pengaruh alam, yang tak bisa dihindari walau kita jelas menyaksikannya.

Namun, adakah pencegahan risiko transportasi udara?

Hal ini telah menjadi rencana ke depan bagi setiap negara. Salah satunya seorang insinyur Ukraina mencoba menguraikan idenya yang telah berulang kali ditolak. Penemuannya berbicara tentang parasut yang dapat meminimalkan kecelakaan nahas maskapai.

Pembungkus kecil akan ditembakkan dari buntut kapal terbang dalam sekejap, menarik bagian terpisah dari pesawat sekaligus membawa penumpang berada dalam pembungkus yang ditembakkan. Hingga melayang di atas bersama parasut.

Tatarenko merupakan pencetus ide tersebut. Ia bahkan telah memvisualisasikannya di YouTube pada tahun 2013. Namun, banyak orang menghiraukannya sebelum kejadian mengenaskan terjadi pada bulan Oktober 2015 hingga orang-orang mengharapkan itu terealisasikan. Namun tak satu pun yang memastikan itu benar-benar terjadi.

Apa alasannya? Singkat saja, Pendanaan.

Insinyur ini telah berulang kali merayu perusahaan pesawat hingga membawanya ke pemerintah Ukraina. Ketika mengatakan bahwa akan menghabiskan 40-60 juta Dolar Amerika, tak ada yang bergeming untuk melakukannya.

Namun tetap saja, tidak mempengaruhi fakta bahwa hari ini tepat 10 Januari 2021 semua insan masih menunggu mukjizat dari penumpang pesawat Sriwijaya SJ 182 dari hotline dengan nomor 02180637817.

Redaksi Waktu

Berita yang masuk di Email, Whatapps dan Telegram Redaksi akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Waktu.news kemudian di publish.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button