Jl. Kemang Boroko Timur, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, 95765
Email: redaksi@waktu.news
· Telepon: 08122225381
· WhatsApp: 08122225381
Dokumen Berita
18 Maret 2022, 04:52
WITA
WN-20220318-000857
Salah Satu Tenaga Ahli P3MD Boltim Sebut Ada Wartawan Minta Uang
Tutuyan, WAKTU.news - Salah satu Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Ridwan Araz, menyebut adanya wartawan yang meminta uang dengan cara mengancam. Kalimat itu ia lontarkan disaat wartawan sedang mewawancarai Kepala Dinas Pem
Oleh
Abdul Agus Heydemans
Editor:
Redaksi
18 Maret 2022, 04:52
WITA
2
menit baca
3.672 kali dibaca
Kerja Sama
Tutuyan, WAKTU.news - Salah satu Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Ridwan Araz, menyebut adanya wartawan yang meminta uang dengan cara mengancam.
Kalimat itu ia lontarkan disaat wartawan sedang mewawancarai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Boltim, Hendra Tangel, Kamis (17/3/2022), kemarin.
Menurutnya, hal ini sering terjadi dan telah menjadi keluhan di desa-desa.
Modus operandi mereka dengan cara mendatangi pemerintah desa, menanyai sejumlah kejanggalan ini dan itu, kemudian mengancam akan diberitakan.
"Cuma datang, dicap begini-begini pak, tidak ada berita, minta uang. Maaf ya, banyak contoh begini, terus terang saya sampaikan," sebut Ridwan Araz dihadapan Kadis PMD Hendra Tangel, dan dua wartawan beserta sejumlah Tenaga Ahli Pendamping Desa Kabupaten Boltim.
Meski ia tidak menyebut siapa wartawan dan kepala desa mana saja yang mengalami dugaan pemerasan itu. Namun, menurutnya, sebagai wartawan tidak seharusnya bertindak seperti layaknya auditor dari Inspektorat Daerah.
"Banyak, datang kemari mau mengancam, kenapa begini ini dia, padahal bukan ranahnya pers. Kan ada etikanya, maaf ini ya saya sampaikan. Inspektorat punya wewenang dia masuki. Tapi tidak ada beritanya," ucap Ridwan.
Ridwan yang ketika dihubungi wartawan waktu.news, guna memperjelas identitas oknum wartawan dan desa mana saja sebagai mana ia ungkapkan itu, malah enggan menanggapi.
Dirinya hanya mengatakan, "Maaf saya tidak kenal anda," tulisnya melalui pesan WhatsApp.
Diketahui, pernyataan Ridwan Araz, keluar tepat disaat dua wartawan sedang mengkonfirmasi kabar beredar, bahwa Dinas PMD sedang mengatur media-media yang akan bekerja sama dengan Pemerintah Desa.
Sayangnya, ia masuk dan langsung menyambung pembicaraan, hingga mengeluarkan kalimat dan menyinggung prilaku wartawan. (aah)
Dukungan pembaca membantu Waktu.News terus menghadirkan kerja jurnalistik untuk masyarakat.
Dukungan dari artikel ini tercatat sebagai
apresiasi terhadap karya jurnalistik
Abdul Agus Heydemans.
Mulai Rp10.000
Dukungan tidak memengaruhi independensi, isi, sudut pandang, maupun keputusan editorial Waktu.News.
Waktu.News Reader Support
Dukung karya jurnalistik ini
Artikel
Salah Satu Tenaga Ahli P3MD Boltim Sebut Ada Wartawan Minta Uang
Oleh Abdul Agus Heydemans
Dukungan
Belum dipilih
PenerimaPT Voice News Network
✓
Instruksi Transfer Bank
Transaksi telah dibuat dan menunggu transfer serta verifikasi.
Kode Dukungan
—
Nominal Transfer
—
Penerima—
Penting
Transfer sesuai nominal transaksi.
Status dukungan tetap Pending sampai
pembayaran diverifikasi Waktu.News.
Pilih nominal dukungan terlebih dahulu.
Informasi dan verifikasi dokumen
Penulis: Abdul Agus Heydemans
Editor: Redaksi Waktu.News
ID dokumen: WN-20220318-000857
Kode verifikasi: E75CD26D178B
Dokumen ini merupakan salinan cetak artikel resmi.
Pindai QR pada kepala dokumen atau kunjungi URL sumber
untuk memeriksa versi daring terbaru.