Sebanyak 14 mahasiswa asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menerima beasiswa pendidikan dari PT Arafura Surya Alam (ASA), Selasa (8/9/2026).

Penyerahan beasiswa berlangsung di Kantor Bupati Boltim dan mencakup mahasiswa jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3).

Program tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT ASA pada pilar pendidikan yang ditujukan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Boltim, khususnya masyarakat di wilayah lingkar tambang.

External Relations Manager PT ASA, Reginald Pontoh, mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menjadi salah satu fondasi penting bagi kemajuan daerah.

“Program beasiswa ini adalah komitmen kami dalam menjalankan Program PPM pada pilar pendidikan. Kami percaya bahwa pendidikan adalah fondasi penting untuk membangun daerah,” kata Reginald.

BACA JUGA
Komitmen pada pendidikan tersebut sejalan dengan langkah Bupati Oskar Manoppo dalam menyambut Transformasi Pendidikan 2026 di Kabupaten Boltim.

Ia berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyelesaikan pendidikan dan memberikan kontribusi bagi daerah.

“Kami berharap adik-adik mahasiswa yang mendapat beasiswa dapat menjadi agen perubahan yang membawa Kabupaten Bolaang Mongondow Timur menjadi semakin maju,” ujarnya.

Bupati Boltim Oskar Manoppo mengapresiasi kontribusi PT ASA melalui program pendidikan tersebut.

Menurut Oskar, kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

BACA JUGA
Kerangka kolaborasi tersebut juga tampak dalam kolaborasi strategis Bupati Oskar Manoppo dengan GMIBM yang mengaitkan pembangunan daerah dengan nilai moral masyarakat.

Ia menilai pemberian beasiswa memiliki nilai strategis karena menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Pemberian beasiswa bagi jenjang Sarjana, S2, maupun Doktor merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan masyarakat,” kata Oskar.

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama juga menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah daerah dan PT ASA dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, dukungan terhadap pendidikan menjadi penting di tengah kebutuhan generasi muda daerah untuk memperoleh akses pendidikan tinggi.

“Sinergi antara pemerintah, korporasi, dan legislatif ini diharapkan mampu membawa dampak jangka panjang yang signifikan bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan warga Boltim secara menyeluruh,” kata Samsudin.

Salah satu penerima beasiswa jenjang S1, Siti Sarah Modeong dari Desa Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, menyampaikan rasa syukur atas bantuan pendidikan yang diterimanya.

Menurut Siti, program tersebut turut membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus membuka kesempatan lebih besar bagi generasi muda untuk mengakses pendidikan tinggi.

Apresiasi serupa disampaikan penerima beasiswa jenjang S2, Hanif Paputungan dari Kotabunan.

Hanif mengatakan beasiswa tersebut membantu meringankan biaya pendidikan sekaligus menjadi motivasi untuk belajar lebih giat dan menyelesaikan perkuliahan dengan baik.

Lebih lanjut, Hanif berharap program beasiswa PT ASA dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak mahasiswa yang membutuhkan, khususnya di wilayah lingkar tambang.

Sebelumnya, PT ASA juga telah memberikan beasiswa kepada empat mahasiswa kedokteran asal Kabupaten Boltim. (ril/aah)