Sebanyak 275 mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Polimdo) resmi menyandang gelar akademik dalam Wisuda Gelombang I Program Diploma III dan Sarjana Terapan Tahun Akademik 2025/2026.
Sidang Terbuka Senat tersebut berlangsung di Auditorium Prof. Ruddy Tenda, Kamis (20/8/2026). Prosesi dipimpin Direktur Polimdo Dra. Maryke Alelo bersama Ketua Senat Marson Budiman dan Sekretaris Senat Trio Pendekar Lonan.
Wisuda Polimdo 2026 menjadi momentum bagi para lulusan untuk memasuki tahapan baru. Mereka dapat terjun ke dunia profesional maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Ir. Reinhard Wariki, turut menghadiri kegiatan tersebut. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan itu hadir mewakili Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus.
Selain jajaran pimpinan dan senat Polimdo, wisuda dihadiri dosen dan tenaga kependidikan, alumni, pejabat TNI/Polri, orang tua dan wali wisudawan, serta insan media.
Gubernur Sulut Dorong Lulusan Polimdo Terus Belajar
Dalam sambutan Gubernur Sulut Yulius Selvanus yang dibacakan Reinhard Wariki, para lulusan mendapat pesan agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan formal.
Perubahan dunia kerja dinilai berlangsung semakin cepat seiring perkembangan teknologi digital, otomatisasi, dan artificial intelligence (AI). Kondisi itu menuntut lulusan untuk terus meningkatkan kemampuan beradaptasi.
“Sehebat apa pun teknologi, ia hanyalah alat penunjang. Penentu arah masa depan tetap manusia,” pesan Gubernur.
Para lulusan Polimdo karena itu didorong menerapkan semangat lifelong learning atau pembelajaran sepanjang hayat. Kemampuan akademik dan keterampilan teknis perlu terus diperbarui agar tetap mampu mengikuti kebutuhan zaman.
Penguasaan teknologi juga dinilai belum cukup. Lulusan diminta memperkuat kemampuan komunikasi, kepemimpinan, etika, dan integritas sebagai bagian dari soft skill dalam menghadapi persaingan dunia kerja.
“Keahlian tanpa etika dinilai dapat menjadi sesuatu yang destruktif, sementara keahlian yang dibingkai karakter kuat akan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Gubernur Yulius juga menyampaikan apresiasi kepada Direktur dan seluruh sivitas akademika Polimdo atas kontribusi mereka dalam menyiapkan sumber daya manusia yang terampil, berkarakter, dan berdaya saing.
Penghargaan turut diberikan kepada para orang tua dan keluarga wisudawan. Mereka dinilai memiliki peran besar melalui dukungan doa, moral, serta pengorbanan selama proses pendidikan.
Gelar Akademik Diharapkan Jadi Amanah
Wisuda tahun ini turut menjadi bagian dari semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bertema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Dalam konteks tersebut, kemerdekaan pada era modern tidak hanya dimaknai melalui penguasaan sumber daya alam. Kemandirian teknologi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi bagian penting.
Gelar akademik yang diterima 275 lulusan Polimdo diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian pendidikan. Gelar tersebut diharapkan menjadi amanah untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.
Dengan bekal kompetensi dan karakter, para lulusan juga diharapkan mampu mengambil peran dalam menghadapi perubahan. Mereka diharapkan menjadi bagian dari sumber daya manusia unggul yang mendorong kemajuan Sulawesi Utara dan Indonesia.