Berita Bolmut

Usulan Perencanaan Penanganan Abrasi Pantai Bunga Indah dan Usulan Lainnya Capai 163 Miliard Lebih

Waktu.news | Belum lama ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Dr. Drs. Hi. Asripan Nani M.Si, Kepala Dinas PUPR, Rudini Sumitro Masuara, ST dan Kepala BNPB, Viktor Nanlessy S.PI memaparkan tentang kondisi bolmut terkait Daerah Lokpri Pinogaluman dan Prioritas lainnya.

Wisata pantai bunga indah yang terletak di desa kuhanga kecamatan bintauna masuk dalam usulan prioritas sektor pembangunan lainnya.

Diketahui, Pantai Bunga Indah adalah salah satu destinasi wisata yang cukup indah Kawasan pantai utara. Jika penanganan abrasi kawasan pantai bunga indah diseriusi makan akan memberikan dampak sosial ekonomi bagi masyarakat yang bergantung pada kegiatan wisata di kawasan tersebut.

Tim Dinas PUPR Bolmut sejak turun lapangan melakukan pemetaan lokasi dan koordinat, maka mereka menyimpulkan usulan perencanaan penanganan abrasi pantai bunga indah sebagai berikut;

Pembagunan pengaman pantai sepanjang 600 meter dengan kebutuhan anggaran + Rp.23.500.000.000

Selain itu, Abrasi Sungai Biontong usulan penanganan pembangunan tebing sungai sepanjang 1.100 meter dengan kebutuhan anggaran + Rp.10.000.000

Dari data eksisting, bahwa terdapat 133 kepala keluarga yang bermukim di sekitar kawasan rawan abrasi sungai biontong, selain itu juga terdapat kurang lebih 73 ha lahan perkebunan terancam oleh abrasi sungai biontong

Sungai Bolangitang mendapat usulan penanganan pembagunan pengaman tebing sungai sepanjang 5.500 meter dengan kebutuhan anggaran 80 Miliard.

Sungai bolangitang rawan abrasi, melewati kawasan permukiman yang dihuni oleh lebih dari 200 kepala keluarga, dan kawasan pertanian seluas + 196 ha, serta jembatan penyebrangan jalur utara trans sulawesi.

Sementara itu untuk sungai sangkub, usulan penangan pembagunan tebing sungai sepanjang 3459 meter dengan kebutahun anggaran 50 Miliard.

Abrasi sungai sangkub mengancam sekitar 150 rumah tangga dan abrasi sungai sangkub juga mengancam +196 ha lahan pertanian serta jembatan juga terancam abrasi sungai.(rhp)

Redaksi Waktu

Berita yang masuk di Email, Whatapps dan Telegram Redaksi akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Waktu.news kemudian di publish.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button