Techno

Dilema Menetap di Whatsapp atau Pindah ke Telegram? Inilah 4 Fitur Telegram Sebelum Memutuskan!

memperbarui terms and condition mereka, dimana pengguna Whatsapp diminta untuk setuju membagi datanya ke Facebook. Tidak ada pilihan lain bagi pengguna untuk setuju dengan kebijakan ini atau mereka tidak akan bisa lagi menggunakan Whatsapp. Hal inilah yang kemudian menyebabkan banyak orang beralih ke aplikasi pesan lainnya, salah satunya adalah telegram.

Pengguna Telegram Meningkat Pesat

Tidak hanya di Indonesia saja, tapi di beberapa negara di dunia yang lebih memilih untuk menggunakan Telegram setelah Whatsapp mengeluarkan kebijakan baru mereka itu. CEO Telegram Pavel Durov mengatakan bahwa pada minggu pertama Januari 2021 Telegram memiliki lebih dari 500 juta pengguna aktif.

Pengguna Telegram berasal dari berbagai belahan dunia, 38% Asia, 27% Eropa, 21% Amerika Latin, dan 8% dari Timur Tengah serta Afrika Utara.

Tanggapan dari CEO Whatsapp

Tentu saja kontroversi ini langsung mendapatkan tanggapan dari CEO Whatsapp. Apalagi kebijakan ini membuat banyak pengguna Whatsapp pindah haluan menuju aplikasi pesan online yang lainnya.

CEO Whatsapp, Cathcart mengatakan bahwa tidak memungkinkan untuk membuat kebijakan ini menjadi opsional. Ia mengatakan bahwa update ini akan membantu untuk memberikan perubahan komunikasi bisnis dari facebook sehingga bisa langsung terhubung ke whatsapp. Cathcart merasa penting untuk diketahui bahwa mungkin tidak semua orang akan berbicara tentang bisnis di masa sekarang ini, tapi di masa depan akan banyak perbincangan bisnis yang membutuhkan akses langsung ke whatsapp dari media sosial yang lainnya.

Beberapa Kelebihan (4 Fitur Telegram) Untuk Perbandingan

Apakah anda termasuk ke dalam orang yang tidak ingin menyerahkan data anda untuk dibagikan ke facebook? Maka sebaiknya anda simak beberapa kelebihan Telegram dibanding whatsapp untuk memantapkan pilihan anda tetap di Whatsapp atau berpindah menggunakan Telegram. 

1. Memiliki layanan penyimpanan Cloud

Keuntungan pertama, Telegram memiliki layanan penyimpanan Cloud. Kita bisa berganti-ganti perangkat beberapa kali tanpa perlu takut kehilangan data yang tersimpan di perangkat sebelumnya. Tidak seperti WhatsApp, kita tidak perlu khawatir tentang mencadangkan dan memulihkan file setelah kami masuk atau keluar. Selain itu, Anda juga dapat menyimpan kontak, catatan suara / video, GIF, dan tautan.

2. Dapat memilih untuk mengirim file asli atau dikompresi

Jika kita mengirim foto di WhatsApp, ukuran foto, resolusi, dan kualitas foto akan menyusut secara otomatis. Jadi, jika kita perlu mengirim file asli, kita harus mengirimkannya melalui fitur dokumen. Tidak seperti Telegram, pengguna dapat memilih apakah file video dan foto dikirim dalam versi aslinya atau mengirim foto dan video dalam versi terkompresi. Jadi, Anda memiliki pilihan yang lebih baik!

3. Memiliki fitur Obrolan Rahasia

Tentang keamanan, Telegram adalah master! Anda dapat menggunakan fitur Obrolan Rahasia untuk membuat percakapan Anda lebih pribadi. Fitur Obrolan Rahasia dibuat di antara dua perangkat, sehingga pesan ini tidak dapat diakses di perangkat lain dan tidak tersedia di Cloud. Jika kita keluar dan masuk lagi, maka kita bisa kehilangan semua Obrolan Rahasia sebelumnya, jadi tidak perlu takut ketahuan. Pesan juga dapat dihapus secara otomatis oleh timer dan tidak dapat diretas!

4. Dapat memasukkan beberapa nomor telepon sekaligus

Anda dapat mengubah nomor atau menambahkan beberapa nomor sekaligus di Telegram tanpa khawatir tentang risiko kehilangan obrolan atau kontak. Jadi, kita tidak perlu repot-repot mentransfer semua kontak ke nomor baru. Ini adalah keuntungan Telegram atas WhatsApp yang merupakan nilai tambah.

Bagaimana? Apakah anda akan tetap berpindah ke Telegram atau menetap di Whatsapp?

Refli Puasa

Blogger, Web Design, IT Consultant, Copywriter dan Cyber Journalisme dari Bolaang Mongondow Bagian Utara, Sulawesi. Aktif di dunia blogging sejak 2003 dan bergerak lebih jauh di dunia pengembangan web media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button