Jl. Kemang Boroko Timur, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, 95765
Email: redaksi@waktu.news
· Telepon: 08122225381
· WhatsApp: 08122225381
Dokumen Berita
05 Juli 2022, 11:31
WITA
WN-20220705-001069
Dinilai Banyak Manfaat, DRD Buka Peluang Keluarkan Ganja dari Narkotika Kelas 1
Waktu.news | Anggota Komisi III DPR RI, Romo H.R Muhammad Syafi'i menilai ganja punya banyak manfaat setelah menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Yayasan Sativa Indonesia soal wacana pelegalan ganja. Profesor Musri Musman Ketua Pembina Yayasan Santiva mengatakan, Baju ini kalau dibuat dari serat (ganja),
Oleh
Mahdiyah Sanggilalung
Editor:
Redaksi
05 Juli 2022, 11:31
WITA
2
menit baca
3.484 kali dibaca
Kerja Sama
Waktu.news | Anggota Komisi III DPR RI, Romo H.R Muhammad Syafi'i menilai ganja punya banyak manfaat setelah menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Yayasan Sativa Indonesia soal wacana pelegalan ganja.
Profesor Musri Musman Ketua Pembina Yayasan Santiva mengatakan, Baju ini kalau dibuat dari serat (ganja), anda tidak perlu mandi, bisa bertahan seminggu. dia anti bakteri dan anti bau.
Dirinya memberikan contoh, Wajah kita ini, kita ambil bengkoang lalu buat campuran dengan cannabies, maka akan menjadi lebih gesit, itu bisa dijadikan obat-obatan. jadi hal hal seperti itulah yang mungkin selama ini ditutup-tutupi.
Senada dengan Santi Warastuti selaku orang Tua Vika, dari (rapat dengan) wakil rakyat tadi, Insya Allah saya optimis untuk pelaksanaan ganja medis di indonesia, tapi memang harus sabar, harus menunggu regulasi dan kebijakan dari pemangku kebijakan.
“Jadi kita lihat dulu, kita nikmati prosenya seperti itu,” ungkapnya.
Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI, Romo H.R Muhammad Syafi'I menuturkan, berdasarkan informasi yang kita terima, ganja selama ini dimasukan ke dalam narkotika golongan 1. pada sisi lain memiliki manfaat yang jauh lebih besar daripada kemudharatan yang selama ini menjadi sebab dimasukan ke dalam norkotika golongan 1.
Ternyata ganja lanjutnya, memilik 1269 senyawa kimia dan yang berbahaya hanya satu senyawa yaitu THC yang jumlahnya juga kecil 0,02 persen, sehingga kita kemudian bisa melihat betapa besarnya manfaat yang bisa diberikan oleh tanaman ganja,” ungkapnya pada rilis DPR RI, selasa 5 juli 2022.
“Bila nanti memang sudah ada kajian lebih komprehensif tentang informasi yang kita dapat dari yayasan sativa pimpinan profesor musri musman, maka kita juga dengan peraturan yang ada, tentu berdasarkan persetujuan bersama dengan pemerintah akan mengeluarkan ganja dari narkotika kelas 1,” paparnya. (red)
Pembaca Mendukung Jurnalisme
Dukung Jurnalisme Waktu.News
Dukungan pembaca membantu Waktu.News terus menghadirkan kerja jurnalistik untuk masyarakat.
Dukungan dari artikel ini tercatat sebagai
apresiasi terhadap karya jurnalistik
Mahdiyah Sanggilalung.
Mulai Rp10.000
Dukungan tidak memengaruhi independensi, isi, sudut pandang, maupun keputusan editorial Waktu.News.
Waktu.News Reader Support
Dukung karya jurnalistik ini
Artikel
Dinilai Banyak Manfaat, DRD Buka Peluang Keluarkan Ganja dari Narkotika Kelas 1
Oleh Mahdiyah Sanggilalung
Dukungan
Belum dipilih
PenerimaPT Voice News Network
✓
Instruksi Transfer Bank
Transaksi telah dibuat dan menunggu transfer serta verifikasi.
Kode Dukungan
—
Nominal Transfer
—
Penerima—
Penting
Transfer sesuai nominal transaksi.
Status dukungan tetap Pending sampai
pembayaran diverifikasi Waktu.News.
Pilih nominal dukungan terlebih dahulu.
Informasi dan verifikasi dokumen
Penulis: Mahdiyah Sanggilalung
Editor: Redaksi Waktu.News
ID dokumen: WN-20220705-001069
Kode verifikasi: 2C32A74E3376
Dokumen ini merupakan salinan cetak artikel resmi.
Pindai QR pada kepala dokumen atau kunjungi URL sumber
untuk memeriksa versi daring terbaru.