Techno

Dominasi Augmented Reality sebagai Teknologi Terdepan hadapi Masa Mendatang, Inilah 5 Implementasinya! Pembahasan Berlanjut

Waktu.news | Augmented Reality mulai memberikan dampak positif hingga kepuasan baru bagi setiap orang. Tekanan pandemi semakin memberikan asa bagi AR untuk berkembang lebih pesat. Inilah 5 implementasi dari AR yang perlu Anda ketahui atau mungkin sudah pernah Anda gunakan?

1. Apple ARKit dan Google ARCore

Kedua raksasa pasar dunia ini saling bersaing dalam memanfaatkan augmented reality sebagai opsi bagi penggunanya, untuk mendapatkan kepuasan terbaik. Sejak 2017 Apple dan Google menambahkan fitur-fitur baru yang lebih memanjakan dan dapat berdampak positif di masyarakat.

Mari kita bahas dari sisi Apple ARKit dulu, dari versi 2.0 hingga versi 4.0 telah memiliki fitur jangkar lokasi, kedalaman API baru, dan keakuratan penangkapan wajah, serta ada peluang Apple akan memanfaatkan hardware LiDAR iPhone terbaru untuk mendapatkan kemajuan pada masa depan.

Lanjut ke ARCore milik Google yang sangat berdampak positif bagi kita, yakni foto Street View yang juga terintegrasi dengan Google Maps. Sehingga publik dapat mengetahui tempat yang tidak pernah dikunjungi sebelumnya, tanpa khawatir tersesat, ataupun sebagai pengirim foto yang akan diterima Google nantinya.

2. Tren Dunia Perbelanjaan dan Ritel bersama AR

Pelanggan kini telah mendapatkan tren perbelanjaan virtual memanfaatkan AR. Hanya melalui ponsel pintar masing-masing, setiap orang dapat merasakan sensasi nyata berkunjung langsung ke toko dan mendapatkan pengalaman lebih dulu, sebelum memutuskan untuk membeli barang.

Tak hanya di rumah, ketika berkunjung langsung ke toko, setiap orang akan mendapatkan saran produk bahkan menunjukkan keberadaan produk melalui cermin pintar dan tag RFID.

Dengan akurasi, presisi, dan kemampuan AR dapat mendekati dunia nyata, menawarkan daya tarik sekaligus pengalaman baru yang memuaskan bagi pelanggan. Pandemi pun menjadi alasan kuat ketika AR dijadikan solusi perbelanjaan dalam aturan jarak sosial. Sehingga, kemajuan seperti pengenalan wajah, saran yang dipersonalisasi, pasti dibutuhkan pada masa mendatang!

3. Navigasi objek indoor

Antena, Bluetooth, kode batang, hingga Wi-Fi menjadikan navigasi dalam ruangan menjadi lebih jelas. Apple pun hanya memanfaatkan Wi-Fi untuk pemosisian ruangan dengan menggunakan pola RF.

ARKit dan ARCore yang telah disebutkan di poin pertama pun telah memberikan keleluasaan bagi konsumen untuk menjelajahi bandara, pusat perbelanjaan, toko, maupun yang lain (di dalam ruangan), hal ini juga berhubungan dengan poin kedua yang akan mengarahkan konsumen ke produk yang dicari.

4. Integrasi Augmented Reality & Artificial Intelligence, Wow !

Walaupun memberikan kepuasan baru bagi konsumen, Augmented Reality akan membutuhkan bantuan dari Artificial Intelligence, dari yang hanya menunjukkan objek virtual (latar belakang dunia nyata) menjadi meningkatnya efisiensi dalam menyelesaikan tugas-tugas. AI akan menjadi tokoh penting dalam analisis fitur, kontur wajah pengguna, hingga anggota tubuh lain dari manusia.

Adapun riset dari Delloite mengatakan bahwa AR dan AI akan membuat perubahan di model bisnis perawatan kesehatan tradisional yang memanfaatkan hands-free AR dan diagnosis dari AI. Tak luput juga, sedikit demi sedikit setiap pekerjaan yang berpola dan memiliki algoritma, akan digantikan oleh teknologi seperti ini.

5. Pekerjaan jadi lebih mudah dengan bantuan jarak jauh & manual virtual

Pandemi mendesak setiap orang untuk tidak datang ke kantor untuk melanjutkan pekerjaan mereka. Work from Home alias kerja di rumah telah dilalui hingga saat ini, sejak virus bernama Covid-19 menyerang. Kesulitan dalam bekerja terutama komunikasi sering kali tidak sinkron, sehingga menyebabkan pekerjaan tidak selesai bahkan berpeluang memicu konflik.

Telework pun menjadi solusi terhadap permasalahan di atas, yang menawarkan kemudahan dalam komunikasi dan efisiensi pekerjaan adalah dampak positif yang didapatkan oleh para pekerja.

Seumpama ketika seorang yang berprofesi sebagai teknisi IT menghadapi kliennya yang mengalami masalah terhadap CPUnya. Teknisi ini dapat memberikan panduan langsung (menggunakan petunjuk dari fitur yang tersedia) dan mengarahkan klien ke titik tertentu melalui penarikan layar sebelumnya.

Cara kerjanya menggunakan koneksi peer to peer. Sehingga sangat memerlukan WebRTC, agar dapat memastikan video yang dikirim real time atau bersamaan tanpa dibebankan oleh server.

Masih ada implementasi dari Augmented Reality yang akan kami bahas selanjutnya. Karena memang pada tahun 2021 ini dan selama beberapa tahun ke depan, teknologi ini akan tetap mendominasi pasar dunia. Apakah Anda tertarik dengan kemajuan ini? Nantikan artikel kami selanjutnya, ya!

Redaksi Waktu

Berita yang masuk di Email, Whatapps dan Telegram Redaksi akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Waktu.news kemudian di publish.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button