Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PPPA-PMD) Provinsi Gorontalo menekankan pentingnya pencegahan stunting sejak masa kehamilan.
Intervensi tidak dapat dilakukan secara mendadak ketika anak telah mengalami gangguan pertumbuhan. Karena itu, perhatian terhadap pemenuhan gizi dan kesehatan perlu dimulai sejak ibu mengandung.
Kepala Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo Yana Yanti Suleman mengatakan pemenuhan gizi, pemeriksaan rutin, dan pengetahuan keluarga selama kehamilan menjadi penentu utama dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Merdeka Stunting 2026 bertema “Dari Ibu Hamil, Semua Jadi Penting”, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Gorontalo itu berlangsung di Kantor Pegadaian Cabang Kota Selatan.
Merdeka Stunting 2026 Libatkan 30 Ibu Hamil
Sebanyak 30 ibu hamil dari berbagai wilayah di Kota Gorontalo mengikuti kegiatan tersebut.
Para peserta mendapat edukasi mengenai gizi dan pencegahan stunting. Mereka juga menjalani pemeriksaan kesehatan dan USG kehamilan serta berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan.
Selain itu, peserta mendapatkan multivitamin untuk enam bulan dan sembako sehat.
Yana mengapresiasi POGI Cabang Gorontalo dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.
“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada POGI Cabang Gorontalo beserta seluruh mitra, Pegadaian Area Gorontalo, Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, Fakultas Kedokteran UNG, dan terutama kepada narasumber Dr. dr. Maimun Ihsan, SpOG(K), yang telah memberikan edukasi dan perhatian kepada para ibu hamil melalui kegiatan Merdeka Stunting 2026,” ujar Yana.
Kesehatan Ibu dan Janin Jadi Perhatian
Dalam pelaksanaan Merdeka Stunting 2026, POGI Cabang Gorontalo berkolaborasi dengan IDI, Pegadaian Gorontalo, Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, serta Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo.
Ketua POGI Gorontalo Maimun mengatakan para ibu hamil memperoleh edukasi dan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan ibu dan janin.
Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting sejak dini.