Waktu.news, Manado – Sebanyak 92 titik calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Sulawesi Utara direncanakan menjalani survei kelayakan pada 2026. Lokasi yang memenuhi persyaratan berpeluang masuk tahap pembangunan mulai 2027 dengan pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sebagai persiapan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia melalui Satuan Tugas (Satgas) Persiapan dan Perencanaan Calon Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih 2027 menggelar pembekalan bagi mitra pembangunan.

Kegiatan berlangsung serentak secara nasional pada 26–30 Oktober 2026.

Di Sulawesi Utara, pembekalan dipusatkan di Hotel Sintesa Peninsula Manado dengan melibatkan empat mitra pembangunan.

Keempat mitra tersebut adalah Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Yayasan Bumi Tangguh, PPS, serta Politeknik Kelautan dan Perikanan Bitung.

BACA JUGA
Sebagai salah satu mitra, Unsrat menyiapkan 32 surveyor untuk mendukung penyiapan dan perencanaan calon lokasi KNMP 2027 di lima kabupaten/kota Sulawesi Utara.

Pembekalan diarahkan untuk menyamakan pemahaman peserta mengenai pelaksanaan survei dan penilaian kebutuhan masyarakat di calon lokasi pembangunan KNMP.

Empat Mitra Pembangunan Siapkan Survei 92 Titik di Sulut

Tenaga Ahli Satgas Perencanaan Kampung Nelayan Merah Putih, Nazaruddin Maddepungeng, S.T., menjelaskan bahwa kegiatan pembekalan menjadi persiapan penting sebelum tim melaksanakan survei lapangan.

Nazaruddin merupakan salah satu pemateri dalam pembekalan yang diikuti 92 surveyor di Sulawesi Utara.

Para peserta memperoleh materi mengenai pelaksanaan survei sebagai bekal menjalankan tugas secara aman, lancar, profesional, dan independen.

BACA JUGA
Di luar agenda survei tersebut, Pemprov Sulawesi Utara membatalkan FWA sehingga seluruh ASN kembali bekerja dari kantor mulai 19 Oktober 2026.

Menurut Nazaruddin, pembekalan juga bertujuan memastikan seluruh mitra memiliki pemahaman yang sama dalam menganalisis kebutuhan masyarakat di lokasi yang akan disurvei.

“Dengan adanya bekal selama pembekalan, saya berharap semoga survey calon kampung nelayan di daerah ini dapat berjalan lancar, karena semua mitra sudah memiliki pemahaman yang sama untuk menganalisa kebutuhan masyarakat,” katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan seusai kegiatan pembekalan di Hotel Sintesa Peninsula Manado, Jumat (30/10/2026).

Di Sulawesi Utara, terdapat 92 titik calon lokasi yang direncanakan menjalani survei, dengan cakupan hampir seluruh kabupaten/kota.

BACA JUGA
Rincian program pada salah satu daerah di Sulawesi Utara dibahas dalam artikel Boltim Dapat Program Kampung Nelayan Merah Putih senilai Rp27,9 miliar.

Hasil survei akan menjadi dasar untuk menilai apakah calon lokasi memenuhi persyaratan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.

Apabila dinyatakan layak, pembangunan konstruksi direncanakan mulai berlangsung pada 2027 melalui pembiayaan APBN.

Namun, status calon lokasi masih harus melalui proses penilaian. Belum ada kepastian bahwa seluruh 92 titik tersebut akan mendapatkan pembangunan.

KNMP 2027 Ditargetkan Dibangun di 200 Titik Secara Nasional

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program pemerintah pusat yang diarahkan untuk mendukung pengembangan kawasan masyarakat nelayan.

BACA JUGA
Sementara Sulawesi Utara masih menyiapkan survei calon lokasi, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Desa Tamit di Kabupaten Buol telah memasuki tahap peletakan batu pertama.

Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam materi pembekalan, sekitar 100 kampung nelayan telah dibangun secara nasional pada 2025.

Materi tersebut juga mencantumkan angka 1.269 untuk 2026, sedangkan pada 2027 terdapat target pembangunan sebanyak 200 titik, dengan pelaksanaan bergantung pada hasil survei kelayakan.

Target tersebut masih berkaitan dengan proses penyiapan calon lokasi yang dilakukan melalui mitra pembangunan.

Untuk Sulawesi Utara, survei terhadap 92 titik menjadi bagian dari tahapan penilaian sebelum kemungkinan pembangunan pada tahun berikutnya.

Dengan demikian, jumlah lokasi yang akan dibangun belum dapat dipastikan hanya berdasarkan jumlah titik yang masuk dalam rencana survei.

BACA JUGA
Di sisi lain, pembahasan anggaran pemerintah daerah Sulawesi Utara pada 2027 mencakup sektor pemuda dan olahraga, sebagaimana terlihat dalam Anggaran Dispora Sulut 2027.

Nazaruddin Harapkan KNMP Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Nazaruddin Maddepungeng menyampaikan optimisme terhadap manfaat program Kampung Nelayan Merah Putih apabila pembangunan dapat direalisasikan.

Menurutnya, kehadiran program tersebut diharapkan memberikan nilai tambah bagi masyarakat nelayan dan lingkungan sekitarnya.

“Program dari Bapak Presiden ini sangat penting, dan saya yakin akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat nelayan dan sekitarnya,” kata Nazaruddin.

Ia menilai dukungan infrastruktur melalui program KNMP berpotensi membantu pengembangan kegiatan masyarakat nelayan.

Program tersebut juga diharapkan mendorong perubahan dari kegiatan perikanan tradisional menuju pengelolaan yang lebih modern.

Namun, manfaat tersebut masih merupakan harapan yang bergantung pada realisasi pembangunan di lokasi yang dinyatakan memenuhi persyaratan.

Melalui pembekalan mitra pembangunan, KKP menyiapkan proses survei agar penentuan calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih 2027 didukung hasil penilaian lapangan.

Bagi Sulawesi Utara, hasil survei terhadap 92 titik akan menjadi bagian penting dalam menentukan peluang pembangunan KNMP melalui APBN pada tahun berikutnya.