Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Tamit, Kabupaten Buol, Selasa (25/8).

Program tersebut diharapkan menjadi penggerak aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Anwar Hafid tiba di Bandara Pogogul sekitar pukul 09.50 Wita. Kedatangannya disambut Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta tokoh masyarakat, agama, dan adat.

Iklan

Rombongan kemudian menuju lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Tamit.

Buol Dapat Tiga Kampung Nelayan Merah Putih

Dalam sambutannya, Bupati Buol menyampaikan Kabupaten Buol mendapat kepercayaan mengembangkan tiga Kampung Nelayan Merah Putih dari lima lokasi yang diusulkan.

Menurut Bupati, pembangunan kawasan tersebut akan terus dikembangkan dengan berbagai fasilitas pendukung agar menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

BACA JUGA
Selain pengembangan fasilitas kawasan, dinamika pemerintahan Kabupaten Buol juga mencakup pelantikan Sekda Buol definitif yang dilakukan Bupati Risharyudi Triwibowo.

Program ini diharapkan membuka peluang usaha serta meningkatkan nilai tambah hasil perikanan.

Selain itu, pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih juga diharapkan memperkuat kesejahteraan nelayan dan keberlanjutan lingkungan pesisir.

Anwar Hafid menegaskan keterbatasan anggaran tidak boleh menghentikan pembangunan.

Menurutnya, pemerintah daerah dituntut lebih kreatif dalam menyusun program dan proposal pembangunan yang inovatif serta menjawab kebutuhan masyarakat.

Pemprov Sulteng Sampaikan Dukungan Pembangunan

Dalam kesempatan tersebut, Anwar Hafid juga menyampaikan sejumlah dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk pembangunan daerah.

Dukungan itu mencakup pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan serta bantuan bagi nelayan.

Di bidang pendidikan, Pemprov Sulteng juga terus mendorong Program Berani Cerdas untuk memperluas kesempatan anak-anak Sulawesi Tengah memperoleh pendidikan hingga perguruan tinggi.

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Tamit diharapkan berkembang menjadi kawasan yang maju, produktif, dan mandiri.

BACA JUGA
Sementara itu, kebijakan pemerintahan daerah di wilayah lain mencakup keringanan pajak kendaraan Sulawesi Utara hingga 30 September 2026.

Kawasan tersebut juga diharapkan mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir Kabupaten Buol.