Sukseskan Pilkada Serentak, Rabu 27 November 2024

bLOG Waktu
Advertisement
Nasional

Bendungan Kuwil Kawangkoan Sebagai Pengendali Banjir Kota Manado Diresmikan

Advertisement

Waktu.news | Presiden Joko Widodo meresmikan bendungan kuwil kawangkoan Kabupaten Minahasa utara. Dengan kuwil kawangkoan ini dapat dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro yang mampu menghasilkan tenaga listrik.

Presiden Joko Widodo pada Kamis 19 Januari 2023 meresmikan bendungan kuwil kawangkoan yang terletak di bidang jasa utara, Provinsi Sulawesi utara.

Advertisement

Bendungan ini dibangun sejak tahun 2016 ini dan menghabiskan anggaran 1,9 triliun rupiah. Dengan kapasitas tampung bendungan kuwil kawangkoan mencapai 26 juta meter kubik dengan luas genangan 157 hektare.

Bendungan Pengendali banjir ini disebut presiden berfungsi sebagai pengendali banjir kota Manado. Letaknya berada di atas kota Manado menjadi infrastruktur penting mencegah luapan air sungai masuk ke kota Manado.

Advertisement

Selain sebagai pengendali banjir, bendungan kuwil kawangkoan juga berfungsi mengairi lahan pertanian dan menjadi sumber pembangkit listrik berdaya 2 * 0,7 megawatt,” jelas Jokowi.

Sebelumnya kota Manado pada 2014 silam pernah mengalami banjir bandang akibat meluapnya air dari 5 sungai besar secara bersamaan. Kala itu ketinggian air mencapai 3 sampai 4m dan mengakibatkan 40.000 warga terpaksa mengungsi.

Sementara itu, di kesempatan terpisah, Direktur bendungan dan danau direktorat jenderal sumber daya air Kementerian PUPR Airlangga Mardjono mengatakan, bendungan ini juga dapat menjadi kawasan pariwisata berupa waruga atau bakam kuno.

Bendungan ini mempunyai kapasitas tampung sebesar 26,89 juta dan memiliki manfaat yaitu pengendalian banjir kota Manado dan penyediaan air baku untuk kota Manado, Kabupaten Minahasa utara dan Kabupaten kota bitung.

Advertisement

Bendungan ini dibangun setelah terjadinya bencana banjir di tahun 2014 yang melanda kota Manado. Sehingga memang fungsi utama dari bendungan ini adalah untuk mereduksi banjir,” jelas Airlangga. (rhp)

Berita Lainnya:

Advertisement

Refli Puasa

Aktif sebagai jurnalis sejak tahun 2010. "Mengamati, merespons, merekam dan menceritakan kisah" #DSAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button