Waktu.news, Frankfurt – Pemain tenis meja berusia 21 tahun, Wim Verdonschot, menciptakan salah satu kejutan terbesar di WTT Champions Frankfurt 2026 setelah menyingkirkan bintang Brasil, Hugo Calderano, yang menempati peringkat tujuh dunia.

Verdonschot mengalahkan Calderano melalui empat gim dengan skor 11-5, 11-9, 7-11, dan 13-11, sekaligus memastikan tempat di babak perempat final.

Kemenangan tersebut terasa istimewa karena Verdonschot tampil sebagai peserta wildcard dan baru menjalani debutnya pada turnamen level WTT Champions.

Meski menghadapi lawan yang memiliki peringkat dunia jauh lebih tinggi, Verdonschot mampu menunjukkan permainan agresif dan ketenangan pada poin-poin krusial.

Hasil ini juga melanjutkan perkembangan pesat karier Verdonschot dalam satu tahun terakhir.

BACA JUGA
Rangkaian WTT Champions Frankfurt 2026 juga berlanjut dengan kemenangan Patrick Franziska atas Sora Matsushima dan langkah Sabine Winter ke semifinal.

Sekitar 12 bulan sebelumnya, ia masih berada di luar 150 besar peringkat dunia Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF).

Namun, serangkaian kemenangan di ajang WTT Series serta gelar WTT Feeder Lille 2026 mengantarkannya naik ke peringkat 40 dunia, pencapaian tertinggi sepanjang kariernya.

Wim Verdonschot Tampil Berani Hadapi Hugo Calderano

Sejak awal pertandingan, Verdonschot menunjukkan bahwa dirinya tidak gentar menghadapi salah satu pemain papan atas dunia.

Ia langsung mengambil kendali permainan pada gim pertama dan menciptakan tujuh kesempatan untuk menutup gim.

BACA JUGA
Calderano juga tercatat sebagai lawan Truls Moregard, juara WTT Champions Macao 2026, yang mengalahkannya 4-1 pada final tunggal putra.

Verdonschot akhirnya memenangkan gim pembuka dengan skor 11-5, disambut sorakan penonton yang menyaksikan pertandingan.

Kepercayaan dirinya semakin meningkat pada gim kedua.

Dengan permainan servis yang efektif dan serangan yang terarah, Verdonschot membangun keunggulan 7-3 atas Calderano.

Namun, pemain Brasil berjuluk Thrill from Brazil itu memberikan perlawanan.

BACA JUGA
Perjalanan Hugo Calderano juga berlanjut dalam pertandingan WTT Champions Macao 2026, saat ia mengalahkan Sora Matsushima 4-2 untuk mencapai hari terakhir turnamen.

Calderano berhasil mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan menjadi 7-7.

Pertandingan semakin menegangkan ketika kedua pemain berada pada skor 9-9.

Dalam situasi tersebut, Verdonschot mampu mengamankan dua poin beruntun saat menerima servis Calderano.

Ia memenangkan gim kedua dengan skor 11-9 sekaligus memperbesar keunggulan menjadi 2-0.

BACA JUGA
Di turnamen WTT lainnya, Truls Moregard melaju ke final WTT Champions Macao 2026 setelah mengalahkan Tomokazu Harimoto dan akan menghadapi Hugo Calderano.

Calderano kemudian bangkit pada gim ketiga.

Mengandalkan pukulan forehand bertenaga yang menjadi ciri khas permainannya, Calderano berhasil mendominasi sejumlah reli.

Verdonschot sempat menggagalkan dua kesempatan penutupan gim milik lawannya.

Namun, Calderano akhirnya merebut gim tersebut dengan skor 11-7 dan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Gim Keempat Berakhir Dramatis akibat Kesalahan Servis Calderano

Memasuki gim keempat, persaingan kedua pemain semakin ketat.

BACA JUGA
Di ajang pingpong lain, Sora Matsushima vs Elias Ranefur juga berlangsung sengit hingga game ketujuh pada perempat final Europe Smash Sweden 2026.

Verdonschot kembali tampil agresif melalui variasi servis reverse pendulum dan sempat memimpin 4-2.

Calderano tidak tinggal diam.

Pemain Brasil itu memenangkan enam dari tujuh poin berikutnya untuk berbalik unggul 8-5.

Saat pertandingan terlihat mulai berpihak kepada Calderano, Verdonschot kembali menemukan momentum.

Ia memenangkan enam dari delapan poin berikutnya dan menciptakan dua kesempatan match point.

Namun, Calderano menunjukkan ketangguhannya dengan menggagalkan kedua peluang tersebut.

Verdonschot kembali memperoleh kesempatan untuk mengakhiri pertandingan, tetapi Calderano sekali lagi mampu bertahan.

Ketika skor mencapai 12-11 untuk keunggulan Verdonschot, pertandingan akhirnya berakhir dengan cara yang tidak terduga.

Calderano melakukan kesalahan servis pada poin berikutnya.

Kesalahan tersebut memastikan kemenangan Verdonschot dengan skor 13-11 pada gim keempat.

Hasil akhir 3-1 mengantarkan Verdonschot ke perempat final WTT Champions Frankfurt 2026.

Kemenangan atas pemain peringkat tujuh dunia itu menjadi pencapaian terbesar dalam kariernya berdasarkan laporan pertandingan.

Hina Hayata Hentikan Perlawanan Annett Kaufmann

Pada pertandingan sektor putri, Hina Hayata juga berhasil memastikan tempat di perempat final setelah menundukkan wakil tuan rumah, Annett Kaufmann.

Pemain Jepang yang menempati peringkat enam dunia tersebut memenangkan pertandingan dengan skor 11-7, 7-11, 11-8, dan 11-5.

Pertemuan ini menjadi duel pertama kedua pemain dalam ajang WTT.

Hayata mengawali pertandingan dengan permainan backhand yang cermat untuk menghadapi kekuatan serangan Kaufmann.

Pada gim pertama, ia sempat tertinggal 4-6.

Namun, Hayata mampu mengubah jalannya pertandingan dan berbalik unggul 8-6 sebelum mengamankan gim pembuka dengan skor 11-7.

Kaufmann memberikan respons pada gim kedua.

Pemain berusia 20 tahun tersebut kembali bertanding dengan balutan pelindung tebal pada siku kirinya.

Kondisi itu tidak menghentikannya untuk memberikan perlawanan melalui servis panjang dan pukulan agresif.

Kaufmann berhasil menciptakan keunggulan empat poin dan memenangkan gim kedua 11-7 untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Momentum tersebut sempat berlanjut pada gim ketiga.

Kaufmann membangun keunggulan 6-3 sebelum Hayata mulai memperkecil ketertinggalan.

Saat selisih skor tinggal satu poin, Kaufmann meminta timeout.

Namun, jeda tersebut tidak mampu menghentikan kebangkitan Hayata.

Pemain Jepang itu menyamakan kedudukan menjadi 6-6, kemudian memenangkan tujuh dari sembilan poin terakhir untuk merebut gim ketiga dengan skor 11-8.

Juara Bertahan Hayata Pastikan Tiket Perempat Final

Pada gim keempat, Hayata semakin menguasai jalannya pertandingan.

Juara bertahan tersebut mampu menyesuaikan permainan terhadap tekanan yang sebelumnya diberikan Kaufmann.

Hayata langsung membangun keunggulan 8-3.

Keberhasilannya mengendalikan pertandingan bahkan mendapat sambutan positif dari pelatihnya.

Sementara itu, Kaufmann semakin kesulitan menghadapi variasi serangan lawan.

Hayata akhirnya menciptakan enam kesempatan match point dan mengamankan kemenangan pada gim keempat dengan skor 11-5.

Hasil tersebut memastikan kemenangan 3-1 sekaligus mengantarkan Hayata ke babak perempat final yang dijadwalkan berlangsung Sabtu dalam rangkaian WTT Champions Frankfurt 2026.

Bagi Kaufmann, kekalahan itu menghentikan perjalanannya pada penampilan kelima di WTT Champions, termasuk penampilan keempatnya di Frankfurt.

Sementara bagi Hayata, kemenangan atas wakil tuan rumah memperpanjang langkahnya dalam upaya mempertahankan gelar di turnamen tersebut.