Berita Boltim

Pengerukan Material Pasir di Muara Sungai Jiko Belanga, di Duga Sengaja Dibiarkan

Tutuyan – Aktivitas pengerukan material pasir di Muara Sungai nampaknya sengaja dibiarkan oleh Pemerintah Desa Jiko Belanga, Kecamatan Nuangan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Meskipun mendapat penolakan warga disekitar Muara, namum pengerukan material pasir di Muara Sungai tersebut, tetap berjalan biasa tanpa memerhatikan pengikisan di sempadan pantai. Bahkan, puluhan karung berisikan pasir dipacal berjejeran dengan rapi tak jauh dari muara.

Menurut salah seorang warga dusun I (satu), Desa Jiko Belanga, Sosanti Balele. Pengerukan material pasir oleh sekelompok penambang tanpa mengantongi izin galian C tersebut, sudah bertahu-tahun dilakukan dan tidak ada peringatan atau larangan dari pemerintah.

Akibatnya, wilayah yang juga merupakan pemukiman tersebut perlahan-lahan mengalami abrasi, sehingga tidak jarang rumah mereka sering masuk air laut disebabkan oleh hempasan ombak.

“Ada hampir 20 orang yang mendatangi penolakan. Karena, kalau angin kencang, selatan, didalam sini air. Makanya saya bilang, pak Sangadi (Kepala Desa), biarpun ini rumah jejek, tapi ini tempat tinggal saya,” ucap Sosanti Balele.

Dirinya bahkan mengungkapkan, puluhan karung berisi pasir tersebut di duga dijual oleh sekelompok penambang liar yang tak lain juga merupakan warga desa setempat, pada sejumlah pembangunan proyek desa.

“Kalau pasir, dia (Kepala Desa) suruh masyarakat diperbolehkan, kemudian masyarakat itu jual ke proyek yang ada,” ungkap Sosanti, Selasa (17/8/2021), kemarin.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button