Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi II DPRD Boltim Sofyan Alhabsyi juga mengatakan, bahwa pihak perusahan tidak mungkin akan memberikan harga dibawah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).
"Karna yang diambil emas, bukan konga maka perusahan jangan seenaknya dan hanya memberikan ganti rugi tanah tapi tidak dihitung tanaman diatasnya," tambah Sofyan
Sementara itu, salah satu warga dari Aliansi Asmawan Lasambu meminta DPRD untuk menyurati perusahan, mendatangkan pihak yang benar-benar berkompeten mengambil keputusan.
Jadi, kami selaku masyarakat meminta DPRD harus tegas, kami yakin DPRD Boltim bisa menjadi penyambung lida rakyat," pinta Asmawan dengan tegas.
Aksi Aliansi Pemerhati Masyarakat Lingkar Tambang tersebut dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, dihadiri oleh pihak Keamanan TNI dan Polri serta Anggota DPRD lainnya. (AAH)
Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi II DPRD Boltim Sofyan Alhabsyi juga mengatakan, bahwa pihak perusahan tidak mungkin akan memberikan harga dibawah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).
"Karna yang diambil emas, bukan konga maka perusahan jangan seenaknya dan hanya memberikan ganti rugi tanah tapi tidak dihitung tanaman diatasnya," tambah Sofyan
Sementara itu, salah satu warga dari Aliansi Asmawan Lasambu meminta DPRD untuk menyurati perusahan, mendatangkan pihak yang benar-benar berkompeten mengambil keputusan.
Jadi, kami selaku masyarakat meminta DPRD harus tegas, kami yakin DPRD Boltim bisa menjadi penyambung lida rakyat," pinta Asmawan dengan tegas.
Aksi Aliansi Pemerhati Masyarakat Lingkar Tambang tersebut dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, dihadiri oleh pihak Keamanan TNI dan Polri serta Anggota DPRD lainnya. (AAH)
Dukung Jurnalisme Waktu.News
Dukungan pembaca membantu Waktu.News terus menghadirkan kerja jurnalistik untuk masyarakat.
Dukungan dari artikel ini tercatat sebagai apresiasi terhadap karya jurnalistik Abdul Agus Heydemans.
Dukungan tidak memengaruhi independensi, isi, sudut pandang, maupun keputusan editorial Waktu.News.