Ramadan Tinggal Menghitung Hari... Persiapkan diri untuk menyambutnya...!

bLOG Waktu
Advertisement
Travel

Nikmati Keindahan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone yang termasuk Wisata Edukasi

Luasnya Alam Ciptaan Tuhan

Waktu.news | Taman Nasional ialah sebuah kawasan untuk kegiatan konservasi. Lingkungan di sekitar destinasi wisata ini dibiarkan seperti aslinya. Namun tetap dikelola dengan baik. Indonesia memiliki beberapa taman nasional yang tersebar di berbagai lokasi, salah satunya ialah Taman Nasional Bogani Nani Wartabone.

Fungsi Utama Adanya Taman Nasional

Fungsi utama sebuah taman nasional ialah untuk kegiatan yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan. Penelitian, budidaya, dan juga pendidikan. Namun selain itu juga berfungsi sebagai lahan untuk berekreasi serta menunjang budaya setempat.

Advertisement

Sebuah taman nasional terbagi menjadi beberapa zona. Masing-masing titik memiliki fungsinya. Setiap spot akan memiliki penjaga yang akan mengawasi setiap kegiatan yang berlangsung. Area tersebut antara lain inti, rimba, pemanfaatan, tradisional, khusus, serta religi, budaya, dan sejarah.

Klasifikasi zona tersebut dilakukan dengan penuh perhitungan dan mempertimbangkan situasi sekitar taman nasional. Seluruh peraturan mengenai zonasi telah tercantum dalam undang-undang. Hal ini bertujuan agar semua kegiatan dapat berjalan dengan maksimal dan aman bagi setiap pihak.

Advertisement

Serba-serbi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Sulawesi Utara

Taman Nasional Bogani Nani Wartabone memiliki area seluas 287.115 hektar. Destinasi wisata ini pengelolaannya oleh pemerintah nasional dan bermitra dengan WCS. WCS sendiri merupakan organisasi internasional di bidang konservasi yang berpusat di New York, Amerika.

Nama dari wisata tersebut awalnya ialah Taman Nasional Dumoga Bone. Hal ini karena mengambil nama sungai yang mengalir di dekat taman. Namun pada akhirnya berganti menjadi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone. Nani Wartabone sendiri merupakan sosok tokoh nasional dari Gorontalo.

TNBNW telah berhasil mengidentifikasi bahwa terdapat ratusan jenis burung, puluhan mamalia, amfibi, dan reptile. Tidak hanya itu, hampir 300 jenis pohon juga tumbuh sehat di dalam hutan. Harapannya adalah spesies ini terjaga kelestariannya sebagai aset bangsa dan terhindar dari kepunahan.

Kapan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Berdiri?

Taman Nasional bogani Nani wartabone resmi ditetapkan pada tahun 1991. Destinasi wisata ini merupakan kawasan vegetasi hutan hujan. Untuk floranya sendiri disana terdapat 400 jenis pohon, 241 tumbuhan, 24 anggrek dan 120 efifit.

Advertisement

Pada dasarnya, taman ini merupakan area vegetasi untuk hutan hujan. Namun seiring berjalannya waktu, muncul fungsi lain seperti area hutan produksi, area khusus penggunaan, serta taman nasional. Intinya, keberadaan taman nasional ini sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia.

TNBNW biasa buka mulai hari Senin hingga Jumat, dari pukul 8 pagi hingga 5 sore saja. Sedangkan di hari Sabtu dan Minggu resmi tutup. Namun, situasi pandemi saat ini mengakibatkan petugas menutup sementara wilayah taman itu untuk pengunjung umum.

Fungsi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Bagi Kehidupan Manusia

Taman Bogani merupakan sebuah hutan yang berada di wilayah dengan curah hujan cukup tinggi, yaitu 175-200 cm per tahunnya. Indonesia termasuk negara dengan hutan hujan tropis besar. Hal ini karena lokasinya dekat dengan garis khatulistiwa yang membentang.

  1. Sumber Tanaman Obat Berbagai Macam Penyakit

Berdasarkan penelitian para ahli, sebanyak 25% obat-obatan berasal dari tanaman yang berada di tempat wisata itu. Tanaman ini tumbuh di hutan hujan yang ada di dunia. Beberapa obat tersebut antara lain untuk mengobati malaria, jantung, infeksi atau peradangan kulit, dan yang lainnya.

Bahkan, tanaman periwinkle yang ada di Madagaskar dapat mengurangi dampak buruk dari leukemia. Tidak hanya itu juga bisa meminimalisir efek negatif dari kanker darah. Berbagai macam racun pun dapat berasal dari tumbuhan unik yang hidup di hutan hujan.

  1. Sumber Kehidupan Makhluk di Dunia

Penduduk sekitar telah berhasil mengolah tanaman yang ada di hutan hujan tersebut menjadi berbagai makanan. Bahan makanan tersebut kemudian didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Tidak hanya itu, oksigennya juga sangat membantu kehidupan seluruh makhluk.

Banyaknya pepohonan ini sangat membantu melindungi populasi manusia, hewan, tumbuhan, serta mikroorganisme lainnya. Denfan begitu tidak heran jika masyarakat sering menyebutnya sebagai sumber kehidupan serta paru-paru dunia.

Advertisement
  1. Mencegah Terjadinya Berbagai Macam Bencana

Banjir serta longsor dapat mendadak terjadi pada lokasi yang tidak banyak pepohonan. Adanya hutan hujan dengan pepohonan raksasa membantu menyerap air dan menahannya di dalam tanah. Maka tumbuhan itu bisa menanggulangi setiap ulah buruk manusia.

Selain itu, gaya hidup modern menjadikan pemanasan global semakin meningkat. Adanya hutan hujan sangat membantu mengendalikan perubahan iklim yang bisa terjadi. Oleh karena itu, hutan hujan sebagai bagian dari taman nasional harus kita lestarikan.

Tata Cara Sebelum Berkunjung Ke TNBNW

Berkunjung ke taman nasional tidak bisa anda lakukan secara serampangan. Ada beberapa tahapan perizinan yang harus anda lalui sebelum bisa menikmati keindahan taman tersebut. Masyarakat dan Pengunjung sering menyebut tata cara ini dengan SIMAKSI atau Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi.

Permohonan SIMAKSI ke pihak pengurus bisa dilakukan oleh warga lokal maupun pengunjung asing. Pengajuan harus dilakukan paling tidak satu bulan sebelum kunjungan. Untuk persyaratannya juga cukup banyak, namun wisatawan bisa melihat langsung di laman resmi TNBNW.

Berbagai pihak dapat mengajukan proposal dengan masa berlaku yang berbeda sesuai tujuan kunjungan. Dalam hal ini juga wajib untuk mematuhi segala peraturannya. Karena hal ini akan berdampak pada SIMAKSI. Pengelola berhak mencabut izin jika pengunjung tidak mematuhi peraturan.

Hal Yang Bisa Anda Lakukan Saat Berkunjung Ke TNBNW

Mengurus SIMAKSI pastinya sangat memakan banyak waktu, persyaratannya juga cukup banyak. Maka, berada di TNBNW merupakan sebuah anugerah besar. Saat berkunjung ke tempat tersebut wisata bisa melakukan banyak hal seperti berikut ini.

  • Berkemah di lahan yang tersdia dengan tariff Rp 5000 per orang per hari
  • Tracking dan juga hiking dengan tariff Rp 5000 orang per hari.
  • Menelusuri goa atau caving dengan tariff Rp 10.000 per orang
  • Mengamati kehidupan satwa liar dengan tariff Rp 10.000 per orang.
  • Menaiki sampan dengan tariff Rp 25.000 per orang
  • Memancing dengan tariff Rp 25.000 per orang.
  • Canopy trail dengan tariff Rp 25.000 per orang untuk satu kali masuk
  • Outbond dengan tariff Rp 150.000 per orang

Artikel Lainnya; Taman Laut Olele Gorontalo dengan Keunikan dan Ciri Khasnya

Berapa biaya untuk Mengambil Sampel Penelitian?

Sebelum mengetahui biaya untuk mengambil sampel penelitian. Pengunjung wajib tahu terlebih dahulu bahwa karcis masuk yang memberdakan untuk hari libur, kerja, wisatawan lokal-mancanegara dan rombongan belajar.

Sedangkan, tariff untuk kegiatan rombongan pelajar akan berbeda dan lebih murah. Syaratnya yaitu rombongan berjumlah minimal 10 orang.Kegiatan untuk pendidikan atau penelitian pun akan memiliki biaya yang berbeda, yakni sebagai berikut:

  • Biaya untuk pengambilan sampel penelitian mati sebesar 500 ribu rupiah untuk warga asing dan 50 ribu rupiah bagi wisatawan lokal
  • Biaya penggunaan kawasan sebagai tempat penelitian per orang untuk warga asing antara 5 hingga 15 juta rupiah, dan 150 hingga 250 ribu rupiah bagi wisatawan lokal.
  • Untuk besaran biaya tergantung lama penelitian

Demikian informasi singkat mengenai Taman Nasional Bogani Nani Wartabon. Apakah Anda sudah tertarik ingin berkunjung?. Pastikan persyaratan sudah lengkap agar bisa segera mendapatkan SIMAKSI . Tidak lupa untuk tetap jaga kebersihan selama mengunjungi taman nasional, ya!. (rhp)

Advertisement

Fifi Farla

Ibu Rumah Tangga yang hoby Travel dan Memasak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button