BITUNG – Tiga unit mobil pemadam dikerahkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bitung untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Manembo-nembo, Kecamatan Matuari, Rabu (9/9/2026).

Api membakar area yang ditumbuhi alang-alang kering dan rumput liar di dekat Pantai Manembo-nembo.

Proses pemadaman hingga pendinginan area berlangsung lebih dari satu jam.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bitung Rudij Ponamon mengatakan petugas memastikan tidak ada lagi titik api sebelum meninggalkan lokasi.

“Dalam penanganan Karhutla personil kami selalu memastikan agar tidak ada lagi titik api. Setelah dinyatakan aman, selanjutnya anggota melakukan pengisian air tangki dan seluruh armada, di arahkan menuju lokasi kebakaran lainnya,” kata Rudij.

BACA JUGA
Penanganan karhutla serupa juga menjadi perhatian di Kabupaten Minahasa, yang mencatat 76 kejadian kebakaran pada 81 titik dengan sekitar 44,796 hektare terdampak sepanjang Juli hingga Agustus 2026.

Tiga Armada dan Personel Dikerahkan

Tiga mobil pemadam yang dikerahkan masing-masing C01, C02, dan C03.

Damkar Bitung juga menerjunkan personel Regu 1 Mako dan Posko Kantor Wali Kota Bitung untuk membantu penanganan.

Setelah pemadaman selesai, petugas menerima informasi mengenai peristiwa serupa di kompleks Perum Helena, Desa Watudambo, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara.

Materi sumber tidak menjelaskan lebih lanjut apakah armada Damkar Bitung kemudian melakukan penanganan di lokasi tersebut.

BACA JUGA
Selain penanganan di Bitung, Damkar Boltara mencatat 100 kejadian hingga Agustus 2026, dengan kebakaran hutan dan lahan menjadi kategori terbanyak.

Rudij mengatakan, dalam kondisi musim kemarau panjang yang disebut berkaitan dengan fenomena El Nino, pihaknya dapat menerima lebih dari tiga hingga empat laporan karhutla dalam sehari.

Menurutnya, penanganan dapat dilakukan melalui kerja sama tim dan kolaborasi dengan pihak lainnya.

Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan Wakil Wali Kota Randito Maringka juga disebut terus menyampaikan imbauan untuk mencegah dan mengantisipasi karhutla.

Hengky mengingatkan kondisi cuaca panas dan angin kencang yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan, lahan, maupun permukiman.

BACA JUGA
Dalam pemberitaan lain, Hengky Honandar juga menyampaikan penetapan status siaga Kota Bitung pascagempa M7,6 dari Command Center Kantor BPBD Kota Bitung.

Pesan tersebut kembali disampaikan saat ibadah syukur HUT ke-106 Jemaat GMIM Imanuel Sagerat Wilayah Bitung 7, Selasa (8/9/2026).

Dalam kesempatan itu, masyarakat diajak meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan