✨ Selamat Hari Raya Idul Fitrih 1445 H, Mohon Maaf Lahir & Bathin

bLOG Waktu
Advertisement
Travel

Festival Teluk Tomini: Anjangsana Traveler, Fotografer dan Videografer Abadikan Momen

Suguhan Acara Selalu Berbeda Setiap Tahunnya

Advertisement

Waktu.news | Indonesia memang terkenal akan keragaman budaya dan kekayaan alamnya. Keragaman ini pun tersebar di seluruh tanah air mulai dari Sabang hingga Merauke. Budaya dan kekayaan alamnya pun berbeda-beda di tiap daerah. Contohnya di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) yang terkenal akan kekayaan bawah lautnya yang indah. Kabupaten Bolsel juga memiliki acara tahunan yaitu Festival Teluk Tomini (Bolsel).

Acara tahunan ini bertujuan untuk mengenalkan budaya dan kekayaan alam di Bolsel agar tetap terjaga kelestariannya. Namun, tentu tidak hanya itu. Banyak pula rangkaian acara yang memiliki tujuan baik di Festival Teluk Tomini (Bolsel).

Advertisement

Penasaran tentang penjelasan mengenai FTM (Bolsel) selengkapnya? Penjelasan lengkapnya akan dibahas di artikel ini. Namun, sebelum itu Anda perlu mengetahui lebih dulu mengenai asal usul Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terlebih dahulu. Langsung saja simak penjelasannya di bawah ini.

Mengenal Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan

Sebelum mengenal lebih lanjut mengenai apa itu Festival Teluk Tomini (Bolsel), Anda perlu mengetahui terlebih dahulu mengenai Kabupaten Bolsel itu sendiri. Jadi, bagaimana asal mula terbentuknya Kabupaten Bolsel, dan hal lainnya mengenai Bolsel? Langsung saja simak ulasannya di bawah ini.

Advertisement

Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan atau Bolsel merupakan sebuah kabupaten yang berada di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Ibu kota dari Kabupaten Bolsel yaitu Bolaang Uki. Kabupaten ini tergolong kabupaten yang baru saja terbentuk di Indonesia, karena baru berdiri selama 13 tahun.

Pada awalnya, hanya ada Kabupaten Bolaang Mongondow saja. Namun, pada tahun 2008, tepatnya pada tanggal 30 September, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan resmi menjadi kabupaten baru dan diresmikan oleh Mardiyanto, Menteri Dalam Negeri saat itu, di Manado.

Artikel Terkait: Festival Bunga Tomohon, Identitas Kota Berhiber yang Mendunia

Letak Geografis Kabupaten Bolsel

Letak geografis Kabupaten Bolsel ini berada pada 00°22″ 545″” LU dan 123°28″ 59,2″”BT. Kabuten ini juga berbatasan dengan beberapa daerah. Pada sebelah utara, Kabupaten Bolsel berbatasan dengan Kecamatan Sangtombolang dan Kecamatan Dumoga Barat Kabupaten Bolaang Mongondow. Sedangkan, di sebelah selatan kabupaten ini berbatasan langsung dengan Teluk Tomini.

Advertisement

Selanjutnya, di sebelah barat kabupaten ini berbatasan dengan kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan Provinsi Gorontalo. Sedangkan untuk daerah timur, Kabupaten Bolsel berbatasan dengan Kecamatan Nuangan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur  dan Kecamatan Lolayan kabupaten Bolaang Mongondow.

Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan memiliki luas wilayah sebesar 1.932,30 km2 dengan total populasi penduduk sebanyak 71.533 jiwa. Mayoritas penduduk di sini memeluk agama islam dan sisanya memeluk agama kristen, hindu, dan budha.

Pada saat ini, bupati dan wakil bupati Kabupaten Bolsel yaitu Hi. Iskandar Kamaru, S. Pt. Dan Deddy Abdul Hamid. Kabupaten ini sendiri memiliki total kecamatan sebanyak 7 dan total kelurahan sebanyak 71. Untuk mengetahui lebih lanjut lagi mengenai pemerintahan Kabupaten Bolsel, Anda dapat mengunjungi web resmi Kabupaten Bolsel di bolselkab.go.id

Artikel Lainnya: Wisata Budaya yang Menarik di Indonesia Untuk Dikunjungi

Mengenal Festival Teluk Tomini

Festival Teluk Tomini Kabupaten Bolsel merupakan acara yang rutin pemerintah setempat adakan setiap tahun sejak tahun 2013, atau sudah berlangsung selama 8 tahun. Tujuan dari festival ini yaitu untuk memperkenalkan dan mempromosikan budaya, kekayaan alam, dan pariwisata yang ada di Kabupatan Bolsel.

Secara rinci, festival ini bertujuan untuk mempromosikan potensi dan identitas daerah Kabupaten Bolsel. Potensi dan identitas daerah yang dimaksud yaitu seperti hasil produk kerajinan unggulan dan prestasi Kabupaten Bolsel, agar menjadi daya tarik wisatawan dan juga masyarakat umum.

Selain itu, melalui festival ini pemerintah mengajak kepada masyarakat Bolsel untuk meningkatkan kesadaran akan kebersihan ekosistem laut dan daerah pesisir. Hal ini karena jika ekosistem laut dan pesisir terjaga, maka produksi perikanan, kelautan, dan pariwisata bawah laut akan terus meningkat. Kesejahteraan masyarakat daerah pesisir pun juga terjaga jika ekosistem laut baik.

Advertisement

Festival Teluk Tomini (Bolsel) juga berfungsi untuk mengajak generasi muda melestarikan budaya Bolsel dan kreatif serta aspiratif dalam memperkenalkan dan mempromosikan daerah dan pariwisata Kabupaten Bolsel.

Tema dari Festival Teluk Tomini ini pun berbeda tiap tahunnya. Contohnya pada tahun 2019 silam, festival ini mengusung tema ‘Wonderful Harmony, Heritage, and Marine (H2M)’. Sedangkan, pada tahun 2020 tema dari festival ini yaitu ‘Beragam, Kebudayaan, Alam dan Hiburan’. Tema dari festival ini berpengaruh pada inti isi festival dan rangkaian acaranya.

Berita Terkait: Keindahan Objek Wisata Air Terjun Botuliodu Bolsel

Festival Teluk Tomini

Acara Seru Apa Saja yang Ada di Festival Teluk Tomini?

Acara Festival Teluk Tomini Kabupaten Bolsel memang selalu berlangsung meriah setiap tahunnya. Rangkaian acaranya pun selalu berbeda-beda dan tentunya sangat seru dan menarik. Acara ini juga menjadi acara tahun yang selalu masyarakat tunggu-tunggu, baik masyarakat setempat maupun masyarakat luar Bolsel hingga masyarakat internasional.

Pasalnya, Festival Teluk Tomini (Bolsel) memiliki serangkaian lomba yang dapat diikuti oleh masyarakat Bolsel, masyarakat seluruh Indonesia, hingga mancanegara. Salah satu contoh rangkaian kegiatannya yaitu turnamen mancing nasional yang diadakan pada FTT 2019.

Meskipun namanya turnamen mancing nasional, para pemancing internasional ternyata juga mengikuti lomba ini, sehingga sangat seru dan kompetitif. Selain itu, terdapat rangkaian lomba dan acara lainnya di FTT 2019, seperti Bolsel Fashion Carnaval, kehadiran komunitas vespa, lomba perahu katinting, lomba modifikasi vespa dan motor tua, pameran produk unggulan aerah, dan memancing ikan.

Berita Terkait: Festival Pesona Pantai Batu Pinagut yang Menghipnotis Banyak Orang

Berbagai kegiatan yang mewarnai

Rangkaian acara dan lomba tersebut juga berada di tempat yang berbeda-beda sehingga sangat menarik dan tidak membosankan. Tujuannya juga sekaligus untuk memperkenalkan dan mempromosikan daerah dan pariwisata Kabupaten Bolsel. Sebagai contoh, lomba memancing berada di Teluk Tomini dan Lomba dayung dan perahu katinting berada di Pantai Sondana.

Masyarakat juga sangat antusias mengikuti festival tersebut, karena selain rangkaian acara yang menarik, seru, dan menghibur, terdapat pula hadiah jutaan rupiah bagi para pemenang lomba.

Rangkaian acara tersebut juga berubah-ubah setiap tahunnya. Pada Festival Teluk Tomini (Bolsel) 2020, terdapat kegiatan Drag Race dan Drag Bike yang memeriahkan festival tersebut. Kegiatan tersebut pelaksanaannya berada di Sirkuit Boulevard Desa Sondana Kecamatan Bolaang Uki. Kegiatan ini bekerja sama dengan salah satu club otomotif Muda Charaka.

Selain kegiatan Drag Race dan Drag Bike, terdapat pula kegiatan lomba Fishing, juara spesies ikan, Fun Bike, kapten kapal terbaik, lomba tari kreasi, lomba katinting, lomba layangan hias antar desa, kontes motor tua dan motor vespa. Kegiatan menarik lainnya yaitu hadir juga Corona Diving Club, sebuah klub selam yang tertua di Indonesia.

Baca Juga: Angkat Potensi Lokal, Desa Binuanga Bakal Gelar Festival Mangrove

Penutup

Nah, itulah ulasan singkat mengenai Kabupaten Bolaang Mangondow Selatan (Bolsel) dan juga Festival Teluk Tomini. Festival seperti ini patut untuk terus pemerintah adakan karena sangat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bolsel secara khusus, dan bagi masyarakat Indonesia secara umum. Dengan adanya festival ini, masyarakat dapat mengenal lebih dalam mengenai budaya, pariwisata, dan kekayaan alam Bolsel.(rhp)

Advertisement

Refli Puasa

Aktif sebagai jurnalis sejak tahun 2010. "Mengamati, merespons, merekam dan menceritakan kisah" #DSAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button